Margonda Raya KM 2 - Jalan Kedondong Kemirimuka - Beji Depok
+62 8571 64000 51

Workshop Gerakan Digitalisasi Sekolah (GDS) Prov. Jawa Barat

Terwujudnya Insan yang berkarakter, berprestasi , berbudaya dan berwawasan lingkungan berlandaskan Iman dan Takwa

Workshop Gerakan Digitalisasi Sekolah (GDS) Prov. Jawa Barat

SMAPutraBangsaNews- Selasa (22/2/2022) adalah hari pertama pelaksanaan Workshop Gerakan Digitalisasi Sekolah (GDS) Provinsi Jawa Barat. Workshop GDS Prov. Jawa Barat ini terselenggara berkat kerjasama Smarteschool dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat. Peserta dalam kegiatan ini adalah para kepala sekolah SMA/SMK, wakil kepala sekolah bidang kurikulum dan perwakilan tenaga pendidik di seluruh wilayah Provinsi Jawa Barat, termasuk SMA Putra Bangsa Depok di dalamnya. Rencananya kegiatan ini berlangsung selama 3 hari sejak selasa (22/02/2022) hingga Kamis (24/02/2022).

Acara ini dibuka oleh Dr Budi Hermawan, Kepala UPTD Tikomdik Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat atas nama Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Dalam sambutan pembukaannya, beliau menyampaikan seputar visi Jawa Barat 2018-2023 yakni “Terwujudnya Jawa Barat Juara Lahir Batin dengan Inovasi dan Kolaborasi” serta Strategi Membangun JABAR Juara melalui Inovasi, Kolaborasi, Digitalisasi, Desentralisasi, dan Proaktif.

Dr Budi Hermawan sedang menyampaikan sambutannya (Dok.Pribadi)

Acara dilanjutkan dengan penyampaian Tata Acara Peserta selama kegiatan workshop berlangsung, oleh Ilyas dari Tim Smarteschool. Setelah menyampaikan Tata Acara Peserta, Ilyas melanjutkan dengan pemaparan materi seputar dunia digital. Dalam paparannya, ia menyampaikan bahwa teknologi digital mempunyai manfaat dan risiko dalam penggunaannya. Di antara manfaat teknologi digital adalah mudahnya mendapatkan informasi, mempermudah komunikasi, menstimulasi kreativitas, serta memudahkan proses belajar.

Namun sebaliknya, penggunaan teknologi digital juga memiliki risiko, di antaranya adalah gangguan fisik jika menggunakan teknologi digital secara berlebihan serta gangguan perkembangan bahasa dan sosial. Untuk mengantisipasi risiko negatif ini, tentunya dibutuhkan peran semua pihak termasuk orang tua dan guru dalam mendidik dan mengarahkan mereka agar bijaksana dalam mengunakan teknologi digital.

Dalam paparan penutupnya, Ilyas mengatakan bahwa Teknologi digital sangat penting dalam dunia pendidikan untuk menciptakan pembelajaran yang lebih baik dan meningkatkan inovasi peserta didik. Ia juga berharap agar sekolah mampu berkolaborasi dengan aspek-aspek digital dalam kegiatan pembelajaran di sekolah.

Sesi terakhir dalam workshop GDS hari pertama ini dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dari para peserta kepada penyampai materi dari tim Smarteschool.

Semoga dengan adanya kegiatan Workshop Gerakan Digitalisasi Sekolah ini dapat memberikan cakrawala berpikir baru tentang pentingnya digitalisasi dalam ranah pendidikan khususnya dalam ruang lingkup sekolah, tanpa menghilangkan esensi dari tujuan pendidikan yaitu pembentukan karakter menjadi pelajar Pancasila yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. ***