Margonda Raya KM 2 - Jalan Kedondong Kemirimuka - Beji Depok
+62 8571 64000 51

Rapat Kerja Guru SMA Putra Bangsa TP. 2021/2022 (Part 2)

Terwujudnya Insan yang berkarakter, berprestasi , berbudaya dan berwawasan lingkungan berlandaskan Iman dan Takwa

Rapat Kerja Guru SMA Putra Bangsa TP. 2021/2022 (Part 2)

Ropiyadi ALBA

Ropiyadi ALBA
Tenaga Pendidik di SMA Putra Bangsa Depok-Jawa Barat
Menjadi Pembelajar Sepanjang Hayat, membaca dan menulis untuk pengembangan potensi diri dan kebaikan ummat manusia.

Selasa, 5 Oktober 2021 adalah hari kedua pelaksanaan Rapat Kerja Guru SMA Putra Bangsa Depok Tahun Pelajaran 2021/2022. Pada hari kedua ini dijadwalkan nara sumber berasal dari pihak eksternal, yaitu pengawas pembina dari Kantor Cabang Dinas Pendidikan Jawa Barat Wilayah II, Bapak Drs. Anwar Rusmin,M.Si dan Ibu Dra Hj. Nia Aniawaty Haesin, M.M.Pd.

Dengan penuh antusias para peserta Rapat Kerja yang terdiri dari 32 orang dari unsur tenaga pendidik (guru) telah hadir di ruangan sebelum acara dimulai. Acara dibuka kembali pada pukul 08.00 WIB, dengan sesi pertama paparan dari Bapak Anwar Rusmin,M.Si yang mengambil tema “Pendalaman Penilaian Sikap dan Keterampilan”. Dalam paparannya, Bapak Drs. Anwar Rusmin,M.Si menyampaikan bahwa Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) nomor 23 tahun 2016 tentang Standar Penilaian dan Permendikbud nomor 3 Tahun 2017 tentang Penilaian Hasil Belajar oleh Pemerintah dan Penilaian Hasil Belajar oleh Satuan Pendidikan, menjadi panduan dan landasan dalam melakukan penilaian oleh setiap tenaga pendidik di sekolah.

Beliau menekankan bahwa dalam melakukan sebuah penilaian, seorang guru harus memegang teguh prinsip-prinsip penilaian, di antaranya sahih (valid), objektf, dan adil. Selain itu, beliau juga menjelaskan tentang teknik-teknik penilaian sikap dan keterampilan. Penilaian sikap dapat dilakukan melalui observasi, Penilaian Diri, Penilaian Antar Teman, dan jurnal. Sedangkan penilaian keterampilan dapat dilakukan melalui praktik, projek, produk, dan portofolio.

Pada akhir sesi pemaparannya, Bapak Drs. Anwar Rusmin,M.Si memberi kesempatan kepada para peserta untuk membuat rubrik penilaian keterampilan. Kegiatan ini dilakukan secara berkelompok menurut rumpun mata pelajaran, dan hasilnya dipresentasikan di depan para peserta lainnya.

Setelah penyampaian materi pertama selesai, kegiatan diistirahatkan selama 15 menit. Kemudian pada pukul 10.15 WIB kegiatan Rapat Kerja dalam bentuk In House Training dan work shop dilanjutkan dengan pemaparan materi kedua oleh Ibu Dra. Hj. Nia Aniawaty Haesin,M.M.Pd. Materi kedua yang disampaikan oleh Ibu Dra. Hj. Nia Aniawaty Haesin,M.M.Pd berkenaan dengan model-model pembelajaran. Beliau mengatakan bahwa belajar akan efektif jika dilakukan dalam suasana yang menyenangkan. Seperti kita ketahui, bahwa pembelajaran pada kurikulum 2013 menggunakan pendekatan ilmiah (saintific) dengan mengacu pada langkah-langkah 5 M (Mengamati, Menanya, Mengumpulkan, Mengasosiasi, Mengomunikasikan). Beliau juga mengatakan bahwa tidak ada model pembelajaran yang paling efektif, semuanya tergantung kepada tujuan pembelajaran, sifat materi pelajaran, ketersediaan fasilitas, kondisi peserta didik, dan juga alokasi waktu yang tersedia.

Penyampaian materi kedua selesai tepat pukul 12.00 WIB, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan istirahat, sholat dan makan siang hingga pukul 13.00 WIB.

Sesi ketiga pada kegiatan In House Training dan work shop ini dilanjutkan dengan pemaparan materi yang berjudul ” Teori dan Praktik Penelitian Tindakan Kelas (PTK)”. Materi ini disampaikan oleh Nurhasan,S.Ag.,M.Pd yang merupakan Waka Bid. Kurikulum di SMA Putra Bangsa. Beliau menyampaikan bahwa langkah awal dalam merumuskan sebuah PTK adalah menemukan permasalahan nyata yang dihadapi. Masalah nyata tersebut bisa berupa motivasi, hasil belajar siswa, terbatasnya kuota internet, dan lain sebagainya. Dalam menyusun sebuah PTK harus memegang prinsip utama dalam PTK, yaitu : Tidak mengganggu pembelajaran, terencana dengan cermat, permasalahan menarik, nyata, dapat dipecahkan dan berada dalam Jangkauan Peneliti, serta memperhatikan etika penelitian.

Pada bagian akhir pemaparannya, selaku nara sumber, beliau juga meminta para peserta untuk segera menuliskan judul proposal Penelitian Tindakan Kelas (PTK) melalui link google form yang telah disiapkan. Ada beberapa judul PTK dari sebagian peserta yang sempat dibahas dengan adanya penyesuaian atau sedikit perbaikan.

Penyusunan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan salah satu bagian dari Rencana Pengembangan Sekolah (RPS) SMA Putra Bangsa yang sedianya sudah rampung paling lambat pada bulan Februari 2022. Semoga segala rencana dan program yang telah disusun dapat terlaksana dengan baik dan selesai tepat pada waktunya. Aamiin ya Robbal ‘alamiin. ***